Gapura Bajang Ratu, Candi Beraroma Mistis Berselimut Romantisme Majapahit

Tempat Romantis - Gapura Bajang Ratu, Candi Beraroma Mistis Berselimut Romantisme Majapahit yang wajib Anda kunjungi. Bagi Anda seorang budayawan atau pun peneliti sejarah tentu tak asing mendengar nama candi beraroma mistis ini. Bagi Anda yang suka mengunjungi tempt-tempat sejarah seperti bangunan dan candi wajib kesini deh.

Anda bisa mendapati candi ini dengan berkunjung ke Mojoketo. Tepatnya di desa Temon kecamatan Trowulan. Mendatangi candi merupakan salah satu bentuk apresiasi kita pada peninggalan sejarah. Selain itu juga sebagai media pembelajaran kita terkait sejarah masa lalu yang bisa menjadi pengalaman di masa kini.

Gapura Bajang Ratu, Candi Beraroma Mistis Berselimut Romantisme Majapahit
Photo by @diyah.dii
Bangunan Gapura Bajang Ratu ini diperkirakan telah ada sejak abad ke-14. Gapura ini merupakan salah satu gapura besar pada waktu zaman kejayaan Majapahit. Candi ini letaknya juga berdekatan dengan Candi tikus. Tepatnya berada pada jarak 0.7 km darinya. Maka dari itu jika Anda berkunjung bisa pula mampir ke Candi Tikus pula.

Masa kejayaan Majapahit memang terkenal dengan patihnya, yaitu Gajahmada. Kerajaan ini pernah mengalami masa kejayaannya di nusantara. Sehingga tak heran jika banyak pula peninggalan sejarah dari kerajaan ini. Termasuk arca dan candi yang saat ini selalu dilindungi walaupun sempat mengalami pemugaran beberapa kali seperti candi Borobudur.

Sebenarnya sangat penting bagi kita, khususnya genarasi masa kini untuk mempeleajari sejarah dan peninggalannya. Tidak ada masalah, bahkan akan menambah wawasan kita dan meningkatkan rasa cinta kita terhadap bangsa beserta kebudayaannya. Berwisata ke candi sambil belajar merupakan wisata yang menyenangkan.

Nah, berkaitan dengan candi yang diwarnai romantisme masa keemasan Majapahit ini. Sepertinya kita perlu mengenal lebih dekat tentang Gapura Bajang Ratu yang ada di kota Mojokerto. Sehingga pada artikel berikut kami akan membahas terkait candi beraroma mistis berselimut romantisme Majapahit tersebut.

Mengenal Lebih Dekat Candi Bajang Ratu
Untuk memahami sejarah kita harus mengenal lebih dekat dengan objek sejarah. Mengenali dan memahami setiap peninggalan bahkan relief yang ada disana. Gapura Bajang Ratu merupakan pintu masuk utama candi. Gapura ini memiliki makna sebagai pintu masuk menuju tempat suci.

Tempat suci yang dimaksud adalah untuk memperingati meninggalnya raja Jayanegara. Beliau merupakan raja kedua pada masa kerajaaan Majapahit. Nama candi ini dinisbatkan pada nama raja kedua kerajaan Majapahit tersebut. Raja Jayanegara ketika dinobatkan sebagai raja dalam usia yang masih belia.

Candi Bajang Ratu
Photo by @wu_ni_yan

Sehingga tidak salah lagi bahwa usia sangat muda ini istilah lain adalah bajang. Jadi nama Gapura Bajang artinya raja kecil karena usianya yang masih muda. Beliau sendiri menutup usia pada tahun 1328. Sehingga sejak saat itu pula dibuatlah gapura sebagai bentuk pintu masuk menuju tempat suci yakni halaman utama candi.

Candi ini terletak di lahan yang sangat luas dengan struktur bangunan yang terbuat dari batu bata merah. Terdapat anak tangga dan atap candi yang tidak terbuat dari batu bata merah. Candi Bajang Ratu ini memiliki kesan mistis namun meninggalkan sisi romantisme kerajaan Majapahit yang pernah mengalami jaman keemasan.

Candi Bajang Ratu
Photo by @hana_dudu

Candi ini telah mengalami pemugaraan pada waktu pemerintahan Belanda di Indonesia. Adapun tinggi bangunan candi ini kurang lebih 16 meter dengan panjang 7 meter. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang candi penuh dengan kesan mistis tapi romantis ini Anda harus mencoba berkunjung kesana.

Anda akan memperoleh banyak pengetahuan dan pembelajaran disana. Demikian pembahasan kita terkait Gapura Banjang Ratu. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda semua. Selamat melakukan eksplorasi peninggalan sejarah. Salam budayawan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel